Marsheraga Deafinex

Tidak sekedar menulis, namun Menulis untuk berbagi ilmu dengan sesama dan mencari ridho Yang Maha Kuasa. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.

Teknologi

Mengikuti perkembangan teknologi yang sangat pesat.

Photography and Traveler

Cerita-cerita tentang perjalanan, cerpen, motivasi, sejarah dan budaya serta Berbagi foto-foto menarik.

FORZA MILAN !!

Forza Milan Ti amo per sempre.

Islam itu Indah

Mempelajari agama Islam lebih dalam.

Rabu, 22 Maret 2017

Pengertian, Macam, Format dan Teknik Kompresi Audio

Berdasarkan pakar multimedia (Lu, 1999) mengatakan bahwa pengertian suara (audio) adalah  sesuatu yang disebabkan perubahan tekanan udara yang menjangkau  gendang telinga manusia. Sedangkan (Andleigh, 1995) mengatakan jika frekuensi tekanan udara berada pada jarak 20 sampai 20.000 Hz, telinga manusia mengidentifikasi sebagai suara. Banyaknya getaran suatu benda diukur dengan satuan cycles per second atau cps. Pengukuran ini juga dikenal dengan sebutan Hertz (disingkat Hz). Suara di atas 20 kHz disebut ultrasonik dan di bawah 20 Hz disebut infrasonik.

Gambar : audio-wsp-pb.com

=> Macam-Macam Audio :

Audio Visual
Yaitu perangkat soundsistem yang dilengkapi dengan gambar, biasanya digunakan untuk presentasi, home theater dan sebagainya.

Audio Streaming
Yaitu istilah yang dipergunakan untuk mendengarkan siaran secara live melalui Internet. Dengan audio streaming, kita tidak perlu mendownload untuk bisa mendengarkannya, namun cukup dengan mengakses website penyedia audio streaming dan memainkannya melalui website tersebut.

Audio Modem Riser
Sebuah kartu plug-in untuk motherboard Intel yang memuat sirkuit audio dan atau sirkuit modem. AMR memuat fungsi-fungsi analog (kode-kode) yang dipelukan untuk operasi modem dan atau audio.

Audio Oscillator
Merupakan produk dari perusahaan Hewlett Packard yang pertama. Produk ini digunakan oleh Walt Disney Studios dalam pembuatan filmnya.

Audio Response
Yaitu suara yang dihasilkan oleh komputer. Output pembicaraan yang dihasilkan komputer untuk menanggapi input jenis khusus, misalnya permintaan nomor telepon.


=> Secara umum ada 3 kelompok utama format file audio :
- Format file audio tanpa kompresi seperti file WAV, AIFF, AU dan raw header-less PCM.
- Format file audio dengan kompresi lossy seperti MP3, Vorbis, Mousepack, AAC, ATRAC, dan lossy Windows Media Audio (WMA).
- Format file audio dengan kompresi lossless, seperti FLAC, Monkey’s Audio (filename extension APE), WavPack(filename extension WV), Shorten, Tom’s lossless Audio Kompressor(TAK), TTA, ATRAC Advanced Lossless, Apple Lossless, MPEG-4 SLS, MPEG-4 ALS, MPEG-4 DST, Windows Media Audio Lossless(WMA Lossless).

Format-format tersebut terbagi menjadi 3 bagian, yaitu free, free dan open serta proprietary.
Free : gsm, dct, vox, aac, mp4, dan mmf.
Free dan open : wav, ogg, mpc, flac, aiff, raw, au, dan midi.
Proprietary : mp3, wma, atrac, ra, ram, dss, msv, dvf, m4p, 3gp, amr, dan awb.


=> Jenis-jenis Format Audio :

Format MPEG Audio Layer 3 (MP3)
Siapa sih yang tidak mengenal MP3, pasti semua telah mengenal MP3. Salah satu format audio yang sangat popular khususnya dikalangan remaja Indonesia. Pada awalnya format MP3 ini dikembangkan oleh seseorang yang berasal dari Jerman yang bernama Karlheinz Brandenburg dan memakai pengodean PCM. Prinsip yang dipergunakan oleh MP3 adalah mengurangi jumlah bit yang diperlukan dengan menggunakan model psychoacoustic untuk menghilangkan komponen-komponen suara yang tidak terdengar oleh manusia, sehingga dapat digolongkan file audio dengan kompresi lossy.
Pada tahun 1991, file MP3 distandarisasi pada tahun 1994 hingga akhir tahun 2000. Popularitas dari MP3 semakin meningkat dengan semakin mudahnya akses Internet. Munculnya software untuk menjalankan file MP3 seperi Winamp di tahun 1997 yang dikembangkan oleh Nullsoft, dan player console untuk Linux, juga membuat file MP3 semakin digemari.
Ekstensi nama file: .mp3

Format Waveform Audio (WAV)
WAV merupakan format file audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM sebagi standar untuk menyimpan file audio pada PC, dengan menggunakan coding PCM (Plus Code Modulation). WAV adalah file audio yang tidak terkompres sehingga seluruh sample audio disimpan semuanya di media penyimpanan dalam bentuk digital. Karena ukurannya yang besar, file WAV jarang digunakan sebagai file audio khususnya di Internet.
Ekstensi nama file: .wav atau .wv

Format MIDI (Musical Instrument Digital Interface )
Orang yang memiliki handphone jadul sebelum munculnya smartphone Android pasti mengenal format video yang satu ini. Format audio yang pernah sangat populer sebelum smartphone android merajai pasar handphone seperti saat ini. Format ini merupakan standar yang dibuat oleh perusahaan alat-alat musik elektronik yang berupa serangkaian spesifikasi agar berbagai instrument dapat berkomunikasi. Dengan menggunakan format MIDI, perangkat elektronik seperti keyboard dan komputer dapat melakukan sinkronisasi satu sama lain.
Ekstensi nama file: .mid

Format Advanced Audio Coding (AAC)
AAC adalah singkatan dari Advanced Audio Coding. Format ini merupakan bagian standar Motion Picture Experts Group (MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997. Sample rate yang ditawarkan sampai 96 KHz dua kali MP3.
AAC merupakan format audio yang menggunakan lossy compression (data hasil kompresi tidak bias dikembaliakan lagi ke data sebelum dikompres secara sempurna, karena ada data yang hilang). Saat ini AAC merupakan standar format untuk telepon salular, seperti Apple’s iPhone, Sony Ericsson, N-series dan model S40 dari Nokia, serta telepon selular berbasis Android. Juga perangkat portable seperti iPod, Sony PlayStation Portabel, Nintendo DSi, mendukung format AAC. Kepopuleran format ini dikarenakan audio codec-nya yang menyempurnakan MP3. seperti pada jangkauan samplerate yang lebih banyak (8 Hz – 96 kHz), memiliki 48 channel dan suara yang lebih bagus untuk bit yang lebih rendah (dibawah 16 Hz). Portabel player untuk format file AAC ini adalah Archos, SanDisk Sansa, Sony PlayStation Portabel (PSP), Sony Walkman. Nintendo DSi dan Cowon.
Ekstensi nama file: .m4a, .m4b, .m4p, m4v, .m4r, .3gp, .mp4, .aac

Format Audio Interchange File Format (AIFF)
File AIFF merupakan format file audio standar yang digunakan untuk menyimpan data suara untuk PC dan perangkat audio elektronik lainnya, dikembangkan oleh Apple pada tahun 1988. Standar dari file AIFF adalah uncompressed code pulse-modulation (PCM), namun juga ada varian terkompresi yang dikenal sebagai AIFF AIFF-C atau aifc, dengan berbagai kompresi codec. AIFF merupakan format standart Macintosh. Software pendukungnya yaitu Apple QuickTime Audio CD. CD Audio stereo berkualitas sama dengan PCM/WAV yang memiliki sampling rate 44100 Hz, 2 Channel (stereo) pada 16 bit. Durasinya bisa mencapai 75 menit dan dynamic range nya bisa mencapai 95 Db.
Ekstensi nama file: .aiff, .aif, .aifc

Ogg dan Ogg Vorbis
Ogg adalah format multimedia gratisan yang dirancang untuk streaming dan penyimpanan yang effiesien. Format ini dikembangkan oleh Xiph.org Foundation. Begitu pula Vorbis yang merupakan codec audio gratisan. Vorbis biasanya dipasang bersama Ogg, sehingga muncullah yang namanya Ogg Vorbis. Peluncuran format dan codec ini sebenarnya respon atas rencana pemilik MP3 pada tahun 1998 yang hendak mengenakan biaya lisensi untuk format MP3. OggVorbis sangat populer dikalangan open source, karena kualitas dan sifatnya yang gratis. Namun hingga saat ini walaupun gratis, masih sedikit player yang mendukung format ini, salah satu yang terkenal adalah winamp yang ikut mendukung format Ogg Vorbis.

WMA (Windows Media Audio)
WMA adalah format yang ditawarkan oleh Microsoft. Format ini di desain khusus untuk digunakan pada Windows Media Player yang ada pada sistem operasi windows.

Format CD
Adalah proses mengubah amplitudo gelombang bunyi ke dalam waktu interval tertentu (disebut juga sampling) sehingga menghasilkan representasi digital dari suara.
File dengan ekstensi .cda merupakan representasi dari track CD-Audio. File dengan format .cda ini dapat langsung dijalankan dengan melalui CD-ROM, sementara file-nya sendiri tidak mempunyai informasi kode modulasi apapun sehingga jikadocopy ke harddisk, file tersebut akan menjadi tidak dapat di-play atau dimainkan. Pada November 1984, dua tahun setelah CD doproduksi secara missal, Sony mengeluarkan Discmansebagai media pemutar portable. Agar dapat mengambil atau mengopi file audio dari CD-Audio, dibutuhkan software khusus untuk mengubah dari format .cda menjadi format lain yang dapat disimpan di komputer.

FLAC (Free Lossless Audio Codec)
Adalah format audio kategori Lossless yang paling banyak digunakan, menjadikannya pilihan terbaik bagi pengguna yang ingin menyimpan audio dengan sedikit mengurangi kualitas suaranya (lossless). Tidak seperti WAV dan AIFF, dimana file audio tidak mengalami kompresi, bagaimanapun juga file format audio lossless telah mengalami kompresi. Bagi audio editor professional atau audiophile, format WAV dan AIFF adalah pilihan yang terbaik, namun file ini akan memakan banyak tempat penyimpanan pada hard disk.

PCM (Pulse Code Modulation)
PCM Raw Data, PCM (Pulse Code Modulation) adalah format audio yang sangat sederhana. Format ini adalah format file standar yang belum dikompres seperti halnya file .WAV pada Windows atau AIFF pada Apple. PCM = Pulse Code Modulation juga dikenal sebagai Linear PCM adalah standar untuk format CD Audio. Karena sifatnya yang tidak terkompresi, maka format PCM ini mempunyai ukuran file yang cukup besar bila dibandingkan dengan format MP3

RA (Real Audio)
Adalah codec audio yang dikembangkan oleh Real Networks pada tahun 1995. Codec ini awalnya dikembangkan untuk transmisi bandwith rendah. Dapat digunakan untuk streaming informasi audio dan dapat berjalan saat file audio tersebut masih didownload. RealAudio banyak digunakan oleh statiun radio untuk streaming program-program mereka via internet secara real time.


=> Macam-macam Teknik Kompresi Audio :

Teknik Kompresi Lossy
Prinsip dasar kompresi lossy pada data audio memanfaatkan teori psikoakustik, yaitu keterbatasan pendengaran manusia. Telinga manusia hanya dapat menangkap suara dalam rentang 20Hz hingga 20000Hz, maka dalam kompresi lossy, data suara di luar rentang tersebut tidak disimpan. Lebih dalam lagi, suara dengan frekuensi tinggi hanya dapat didengar oleh telinga manusia jika memiliki amplitudo yang tinggi juga. Oleh karena itu, noise pada data audio (yang biasanya memiliki amplitude rendah) dapat ‘disembunyikan’ dengan cara disimpan pada rentang frekuensi tinggi. metode untuk mengkompresi data dan men-dekompresinya, dimana data yang diperoleh mungkin berbeda dari yang aslinya tetapi cukup dekat perbedaanya, penurunan (perbedaan) kualitas data disebut compression artefacts.

Teknik Kompresi Lossless
Kompresi lossless merupakan metoda kompresi data yang memungkinkan data asli dapat disusun kembali dari data hasil kompresi maka rasio kompresi pun tidak dapat terlalu besar untuk memastikan semua data dapat dikembalikan ke bentuk semula. Kompresi lossless untuk data audio mirip dengan algoritma kompresi lossless generik, dengan rasio kompresi 50 % sampai 60 %, meskipun dapat mencapai 35 % pada data musik orchestra atau paduan suara yang tidak terlalu banyak noise.


Referensi :
Alfarisi, Salman. 2012. Model Pertemuan Ke-3 Perkuliahan Multimedia dan Animasi. Universitas Mercubuana.
Satrio Adi Rukmono, Kompresi Data Audio, Kompresi Data Audio, ITB
cekouff.blogspot.co.id

Senin, 13 Maret 2017

Spesifikasi dan Harga Nokia 3310, Sang Legenda Lahir Kembali

Jika berbicara legenda ponsel, tampaknya Nokia 3310 layak menyadang ponsel legendaris karena Nokia dahulu pernah menjual 126 juta unit Nokia 3310. Seakan ingin mengulangi kesuksesannya di masa lalu, HMD global yang sekarang memegang lisensi Nokia melahirkan kembali sang legenda dalam bentuk lebih moderen. Meski Nokia 3310 lahir kembali di era smartphone saat ini, namun Nokia 3310 bukanlah sebuah smartphone dengan sistem operasi mobile Android, melainkan OS Nokia S30+.

HMD global menghadirkan ponsel legendaris ini sebagai ponsel fitur namun sudah diberikan sentuhan futuristik pada desain dan tampilannya. Nokia 3310 versi baru ini hadir dengan warna-warna yang lebih cerah, serta memiliki desain yang agak berbeda dari Nokia 3310 di masa lalu, namun tidak meninggalkan gaya khas Nokia 3310 klasik.

Karena bukan smartphone, jadi Anda hanya akan menemui fitur-fitur layaknya ponsel klasik. Ponsel ini dibekali dengan layar seluas 2.4 inci beresolusi  240×320 piksel. Ponsel ini juga sudah disisipi game Snake yang telah disesuaikan dengan warna-warna menarik. Meski sebagai ponsel fitur, namun Nokia 3310 versi reborn ini sudah mendukung jaringan 2.5G yang dapat Anda manfaatkan untuk berselancar di dunia maya menggunakan browser opera mini.

Untuk mengambil gambar, sudah terdapat kamera belakang beresolusi 2 megapiksel dengan LED flash. Ponsel ini hanya memiliki penyimpanan internal sebesar 16MB namun bisa diperluas menggunakan microSD hingga 32GB. Di sektor hiburan lain terdapat MP3 player dan radio FM. Hal yang sangat lekat dari Nokia 3310 adalah kemampuan daya tahan baterainya yang mampu memberikan waktu bicara hingga 22 jam dan standby hingga satu bulan.

Ponsel ini dibanderol dengan harga 49 Euro atau sekitar Rp700 ribuan dan tersedia dalam pilihan warna Warm Red (Glossy), Dark Blue (Matte), Yellow (Glossy), dan Grey (Matte). Ada dua varian Nokia 3310, yakni single SIM dan dual SIM. Semoga ponsel ini segera hadir di pasar Indonesia juga ya.

Spesifikasi Nokia 3310 :

Layar : 2.4” QVGA
Fingerprint/Sensor Sidik Jari : –
CPU/Chipset : –
RAM : –
Internal Storage : 16MB
Slot MicroSD : Ada, mendukung sampai 32GB
Baterai : 1200mAh,
Talk-time 22 jam, Standby 1 bulan
Kamera : 2MP, LED flash
OS : Nokia S30+
Koneksi : 2.5G GSM NFC : –

[beritateknologi.com]